TIMEMACHINE

Tempus fugit, non autem memoria
Recent Tweets @twitwidd
FOLLOWING
4 plays 4 plays
Plain White T's,
Big Bad World

Hasil ngubek-ngubek folder lagu jadul di Vai malam ini :’)

Make me feel good when I hurt so bad

Barely getting mad, I’m so glad I found you

I love being around you. You make it easy..

 

  • Him : Eh kemaren-kemaren aku buka gmail kamu. Terus passwordnya masih yang lama lah
  • Me : Iya, aku males ganti-ganti lagi
  • Him : Ooooh
  • Me : Emang kenapa gitu?
  • Him : Ya nggak papa sih ...
  • Me : (kemudian sadar kalau passwordnya adalah tanggal jadian with the men before him) OOOHHHH JADI KARENA ITUUU :)))))))
  • Him : Apa siiiiihh
  • Me : Ciye yang gak suka. Uwuwuwuwuwwww. Yaudah ntar malem aku ganti ya cincaaa~~
  • Him : Btw password gmailnya udah gak bisa loh. Hahaha
  • Well, this guy is irritatingly cute ♥♥
Dear masa lalu, air mata dia memang untukmu, tapi senyum dan tawa itu untukku. Tertanda, masa depan.

me

Well, halo semua! :D

Ini posting-an pertama saya setelah mendapat gelar (uhuk) ST. Sombong dikit lah ya. Lagian susah banget lhooo ngedapetin dua huruf tadi. Hehe ~

Bisa dibilang 6 April 2013 adalah hari bersejarah dalam hidup saya. Ya selain tanggal 4 November 1990, 18 Desember 1988, 31 Januari 2013, dan 15 Maret 2013 tentunya.

———-

Kenapa bersejarah?

Perjuangan menuju hari itu sangat berliku. Mulai dari mengecewakan dosen pembimbing (yang sampai saat inipun masih membuat saya merasa tidak enak hati dengan beliau), membuat seseorang hampir kehilangan pekerjaan utamanya untuk mendapatkan sesuap nasi, membuat kesal pacar (eh ini mah tiap hari ya? haha :p), sampai merasa capek dengan diri sendiri karena banyak sekali kesalahan yang dibuat.

Tapi alhamdulillah sekali saya masih mendapat kesempatan menjadi wisudawati Teknik Kelautan ITB periode April 2012-2013. Terima kasih Tuhan. Terima kasih banyak :’)

Mereka bilang setiap tugas akhir punya cerita tersendiri. Tentu saja, saya dengan tugas akhir saya pun memiliki banyak cerita yang masih membekas sampai detik ini. Sayangnya, cerita-cerita itu tidak untuk konsumsi publik. Cukup saya, dosen pembimbing, dosen-dosen prodi, dan orang-orang terdekat saja yang tau ceritanya yaaa :D

Eits jangan kecewa dulu. Saya memang tidak membagi cerita tugas akhir saya disini, hanya saja saya membagi beberapa pesan yang saya dapatkan dari pengerjaan tugas akhir kemarin, seperti :

  1. Jangan seenaknya (dan mencari masalah) dengan dosen pembimbing.  Ingat, dosen pembimbing juga manusia, sama halnya seperti kita (para mahasiswa yang butuh lulus cepat, sensitif, dan mudah lelah :p), dosen pembimbing juga punya perasaan. Apalagi kalau kita tidak tahu seperti apa pengorbanan dosen pembimbing kita dalam membimbing dan mengarahkan kita agar segera sarjana. POKOKNYA JA-NGAN.
  2. Jangan sembarangan mengeluh tentang dosen pembimbing, dosen penguji, ataupun materi TA di media sosial. Apalagi kalau (di media-media sosial tadi) kamu berteman dengan dosen. POKOKNYA JA-NGAN PER-NAH
  3. Selesaikan revisi dengan benar dan konsultasikan revisimu dengan dosen pembimbing. Jangan pernah mencetak revisimu sebelum dosen pembimbing mengiyakan, walaupun kamu dikejar deadline penyerahan-laporan-tugas-akhir-yang-ditentukan-oleh-fakultas.
  4. Terakhir, jangan lupa mengucapkan maaf dan terima kasih kepada dosen pembimbing setelah kamu berhasil memperoleh gerlar sarjana.

Yak! Itu tadi beberapa pesan yang (menurut saya) sering terlupakan padahal HARUS diperhatikan oleh mahasiswa swasta (Sudah Waktunya Sidang TA) yang mulai berhubungan dengan dosen pembimbing dan tugas akhir.

Last but not least, ingatlah bahwa peribahasa “berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian” itu benar adanya. Bukan karena setelah ST saya jadi sering renang ya. Bukan. Tapi perasaan senang dan lega dan bangga dan ah-apapun-itu-namanya yang saya dapatkan setelah sukses mengerjakan TA itu benar-benar tak ternilai harganya.

Tetap semangat mengerjakan TUGAS AKHIR ya kalian! Semoga doa dari seorang ST ini dapat meringankan beban (TA) kalian :)

Sore senja di sudut Jogja
Terucap doa kau tau isi hati ini

lookbookdotnu:

Pathological passion for pink (by Mayo Wo)

well, who can say no for this pink? ♥♥

Halo Tuhan, apa kabar?
Sedang membuat rencana apalagi Engkau disana?

:)

Tuhan, adek baik-baik aja kan? Tolong jagain adek yaaa, Tuhan.
Soalnya aku belum bisa ngomong langsung. Maklum, TA-nya belum beres, jadi belum bisa mampir ke rumah adek :|

Oh iya Tuhan, terima kasih ya…
Untuk semua rencana (yang Engkau buat untukku) dari Oktober taun lalu. It works :)

Terima kasih karena memberikan aku kesempatan untuk berada di samping seseorang yang menghargai hidup, yang selalu ada keinginan untuk menjadi lebih baik di setiap harinya.

Terima kasih karena mempertemukan kami. Entahlah, semesta-Mu memang tidak pernah gagal saat berkonspirasi. Pun saat membuatku tersenyum.

Terima kasih ya, Tuhan. Untuk semua kenikmatan yang ada di hidup aku sekarang. Ya walaupun belum ST (uhuk, ini bukan kode Tuhan. Tapi nanti tolong lancarkan sidang Tugas Akhir-ku yaa. Hehe)

yang masih berjuang untuk menjadi lebih baik,

Widya Ayuningtiyas

He’s not perfect.
You aren’t either,
and the two of you will never be perfect.
But if he can make you laugh at least once,
causes you to think twice,
and if he admits to being human and making mistakes,
hold onto him and give him the most you can.
He isn’t going to quote poetry,
he’s not thinking about you every moment,
but he will give you a part of him
that he knows you could break.
Don’t hurt him, don’t change him,
and don’t expect for more than he can give.
Don’t analyze.
Smile when he makes you happy,
yell when he makes you mad,
and miss him when he’s not there.
Love hard when there is love to be had.
Because perfect guys don’t exist,
but there’s always one guy that is perfect for you.
Bob Marley
Dear my-beloved-Wahyu, I wish you know that you are the words when I have nothing to say.
Sincerely, yours